JAKARTA: Sebanyak 150 orang dari Indonesia Railway Preservation Society (IRPS) dan Majalah KA mengecat lima lokomotif uap koleksi Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Lokomotif ini harus kita jaga karena nilai historis begitu melekat dengan sejarah perjuangan Indonesia,” kata Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Wendy Aritenang Yazid saat membuka secara resmi acara itu, kemarin.
Menurut dia, aksi pengecatan lokomotif uap koleksi Museum Transportasi yang rata-rata buatan 1912 itu merupakan bentuk kepedulian pecinta kereta api di Indonesia.
Dia menambahkan pihaknya akan menyiapkan dana khusus agar lokomotif diesel di Museum Transportasi TMII bisa dioperasikan untuk keperluan wisata. Namun, Wendy enggan menyebutkan berapa besar dana yang disiapkan oleh Ditjen Perkeretaapian. “Masih dihitung,” katanya.
Wendy mengungkapkan selama ini lokomotif KA di museum itu tak lagi dijalankan karena dana perawatan sangan minim, sehingga beberapa lokomotif uap kondisinya makin merana. (Bisnis/hwi)
sumber berita : Harian Bisnis
Foto : Aditya Schumacher
Komentar Terakhir