Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Pecinta KA Mengecat Lokomotif di TMII

Mengecat LokoJAKARTA: Sebanyak 150 orang dari Indonesia Railway Preservation Society (IRPS) dan Majalah KA mengecat lima lokomotif uap koleksi Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Lokomotif ini harus kita jaga karena nilai historis begitu melekat dengan sejarah perjuangan Indonesia,” kata Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Wendy Aritenang Yazid saat membuka secara resmi acara itu, kemarin.

Menurut dia, aksi pengecatan lokomotif uap koleksi Museum Transportasi yang rata-rata buatan 1912 itu merupakan bentuk kepedulian pecinta kereta api di Indonesia.

Dia menambahkan pihaknya akan menyiapkan dana khusus agar lokomotif diesel di Museum Transportasi TMII bisa dioperasikan untuk keperluan wisata. Namun, Wendy enggan menyebutkan berapa besar dana yang disiapkan oleh Ditjen Perkeretaapian. “Masih dihitung,” katanya.

Wendy mengungkapkan selama ini lokomotif KA di museum itu tak lagi dijalankan karena dana perawatan sangan minim, sehingga beberapa lokomotif uap kondisinya makin merana. (Bisnis/hwi)

sumber berita : Harian Bisnis 

Foto : Aditya Schumacher 

Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Program Preservasi IRPS Semarang

Berikut adalah daftar Program Preservasi IRPS Semarang :

  1.  Kereta Kayu CS-1081 di Stasiun Semarang Poncol
  2. Gerbong NR Kayu di Semarang Poncol
  3. Derek UH 995 di Semarang Poncol
  4. Kereta kayu di Cepu
  5. Stasiun Semarang Gudang
  6. Lokomotif D30159 di Depo Lok Semarang Poncol
  7. Stasiun Tanggung di Tanggung – Grobogan
  8. Stasiun Beringin di Beringin – Salatiga
  9. Stasiun Demak
Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Program Preservasi IRPS Jawa Timur

  1. Menata ulang monumen lokomotif di dipo SDT yang terdiri dari loko BB 301 04, BB 300 15, BB 300 27, supaya pemandangannya lebih baik.
  2. Mengecat lokomotif ke warna Krem-Hijau dengan calon lokomotif seri BB301 atau BB 303 untukdijadikan mascot DAOP 8.
  3. Preservasi lokomotif B 1602 dan C 1205 yang berada di Madiun (INKA).
  4. Menanyakan ke INKA mengenai kemungkinan preservasi gerbong prototip “Si Belo Kuda Troya” yang ada di INKA Madiun, mengingat gerbong tersebut adalah hasil karya bangsa sendiri.
Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Program Preservasi IRPS Yogyakarta

1. Pengecatan gerbong CR di Magelang (eks stasiun Magelang Kota)
IRPS Yk berencana mengecat ex gerbong CR yang sekarang terdapat di ex stasiun Magelang Kota yang sekarang berubah menjadi terminal Kebon Polo Magelang. Pertama yang dilakukan adalah mencari informasi menjadi tanggung jawab siapa gerbong tsb, apakah PT KA ataukah Pemkot Magelang. Kemudian dilaksanakan permohonan izin dan kerjasama dalam mengecat gerbong tsb sebagai monumen statis yang menandakan bahwa pernah ada jalur rel yang melewati jalur tsb.

2. Pemeriksaan seluruh jalur kereta lori pabrik gula (Madukismo, Gondang Baru)
Meneliti dan memeriksa jalur-jalur lori PG Madukismo Yogyakarta dan PG Gondang Baru Klaten termasuk jalur-jalur yang menuju stasiun Winongo dari PG Madukismo dan menuju stasiun Srowot dari PG Gondang Baru. Salah satu anggota IRPS YK pernah berkunjung ke museum gula di PG Gondang Baru Klaten dan menemukan satu lok uap yang mempunyai lebar gauge 1067 mm yang kemungkinan adalah lok uap langir untuk membawa muatan gula dari PG Gondang Baru ke stasiun Srowot.

3. Pemeriksaan kondisi KRD Kuda putih di Solo Balapan
Termasuk meneliti, mengawasi, mendokumentasi, menginventarisir dan mencari sejarah mengenai KRD Kuda Putih yang dibuat oleh Ferrostaal sebagai KRD pertama di Indonesia. Bertujuan untuk mempreservasi dan menyelamatkan ex KRD Kuda Putih yang tinggal satu-satunya, yang sekarang berada dalam kondisi yang kurang terurus di depo kereta Solo Balapan, dari scrapping.

4. Pemeriksaan Kondisi eks Lok langsir Bimo Kunting di BY Pengok
Sebagai lokomotif langsir di BY Pengok buatan BY Pengok, memiliki kebanggaan tersendiri bagi BY Pengok sebagai pembuat lok langsir tsb. Bertujuan untuk pembelajaran dan menyelamatkan ex Bima kunting tsb.

5. Pemeriksaan dan perawatan asset stasiun Maguwo.
Setelah stasiun Maguwo dipindah ke bangunan baru, maka ex stasiun Maguwo yang lama akan dikemanakan? Oleh karena itu kita akan mencari informasi yang jelas ke Daop VI Yk mengenai status stasiun Maguwo tsb. Ada info apabila stasiun tsb akan dijadikan kafe. Tetapi yang jelas kita berusaha mempertahankan stasiun tsb agar tidak dihancurkan karena merupakan saksi sejarah agresi militer Belanda di Yogyakarta dan mencari status apakah bangunan ex stasiun Maguwo merupakan benda cagar budaya atau tidak.

6. Pemeriksaan kondisi dan preservasi lokomotif BB 201 di Purwokerto.
Lokomotif diesel BB 201 series merupakan lokomotif diesel yang tangguh, seperti halnya kakaknya BB 200. Lokomotif ini hanya berjumlah 10 unit di Indonesia dan berada di Dipo lok PWT. Saat ini di dipo PWT tinggal 4 unit dan yang masih beroperasi hanya 2 unit yaitu BB 20103 dan BB 20110, sedangkan BB 20102 dan BB 20106 dalam keadaan mangkrak di depo. Menurut pegawai Dipo lok PWT yang pernah ditemui, akan ada lok BB 201 yang akan diselamatkan dan dijadikan monumen dinamis, karena PWT terinspirasi dari SM untuk mengecat kuning-hijau salah satu lok BB 201. Oleh karena itu, IRPS YK akan berupaya membantu Daop V PWT untuk mengecat lok BB 201 dan mempreservasinya.

Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Program Preservasi IRPS Bandung

1. Preservasi Lokomotif CC20015
Seperti kita ketahui bahwa Lokomotif CC20015 kendati sekarang sudah dapat beroperasi kembali, tetapi sering sakit-sakitan. Maka dari itu, IRPS BD pada hari Selasa 04 September 2007 yang lalu, telah melakukan kunjungan ke Dipo Cirebon untuk Identifikasi kerusakan yang dialami oleh lok CC20015. Menurut Pak Haryanto lok CC20015 ini sudah tidak mendapatkan jatah untuk perawatan dari Kantor Pusat PT KA.
Termasuk bahan bakar dan minyak pelumas. Secara teknis lokomotif CC20015 mengalami beberapa kendala antara lain ;
Bagian Motor Diesel
Cylinder Liner, no spare part : X154054
Cylinder Jacket, no spare part : X154055
Cylinder Head, no spare part : X154056
Bagian Pengereman (ABAR)
Saluran ABAR
Master Seal Independent
Akan tetapi kondisi TM lok CC20015 yang berjumlah 6 buah masih bagus dan masih jalan, kabel TM masih bagus juga.
Kendati biaya untuk preservasi lok ini sangat mahal, barangkali kita bisa mengupayakan kepada pihak GE Indonesia atau GE Internasional untuk membantu dalan preservasi ini. Kita dari pihak IRPS mungkin bisa membantu dalam pengecetan ulang lok ini yang kini warnanya sudah pudar.

2. Preservasi Eks Gerbong KRL di PKLG Cikudapateuh
Sebelumnya kami sempat beberapa kali survey ke dalam PKLG Cikudapateuh, untuk meneliti dan memeriksa keadaan gerbong-gerbong tersebut. Kabar terbaru, gerbong yang pernah melayani jalur KA antara Tanjungpriuk-Jatinegara ini kiat hari kian menghawatirkan. Karena besi-besi di dalam gerbong banyak dicuri. Seperti diketahui, gerbong-gerbong bekas KRL ini terdiri dari 2 gerbong masing-masing punya kabin (kabar terbaru dari Aryo bahwa gerbong-gerbong yang terbuat dari kayu bukanlah bekas gerbong KRL, Akan tetapi bekas Penumpang yang mengangkut penumpang antara Cikudapateuh-Ciwidey).

3. Preservasi Gerbong CR eks Resto Myukebra

Gerbong CR adalah barang langka pada saat ini. Termasuk meneliti, mengawasi, mendokumentasi, menginventarisir dan mencari sejarah yang kabarnya dulu sempat berdinas mengangkut para penumpang antara Bandung-Cibatu. Bertujuan untuk mempreservasi dan menyelamatkan ex gerbong ini. Sekarang gerbong ini berada di tempat parkiran motor Stasiun Bandung sebelah Utara dan kondisinya tidak terurus.

4. Preservasi Eks Kereta Ukur

Sebagai peninggalan sejarah, dimana bekas gerbong KA ukur ini dulu sangat berjasa bagi perkeretaapian kita. Kini bekas kereta ukur tersebut terbengkalai di Dipo Bandung karena dibiarkan kehujanan dan kepanasan padahal gerbong tersebut stabling di dekat Dipo KRD Patas.

5. Preservasi Pos PJL di Jalan Braga dan Jalan Ahmad Yani

Pemeriksaan dan perawatan asset Banngunan Bekas PJL di Jl. Braga dan Bangunan PJL di Jl. Ahmad Yani dekat Stasiun Cikudapateuh
Kedua bangunan tersebut kini menjadi asset Kota Bandung. Bapak Walikota Bandung menilai kedua bangunan tersebut sangat antik karena bentuk bangunannya masih asli bercorak Eropa, makanya beliau memasukkan kedua bangunan tersebut ke dalam asset Bandung Heritage dan meminta supaya PT KA jangan merubuhkannya. Menurut beberapa sumber bekas PJL di Jl. Braga dulunya adalah sebuah Halte (Halte Jawa??). Kini bangunan tersebut terbengkalai karena dijadikan tempat maksiat. Maka dari itu Kadaop dua pernah meminta kita supaya mencat ulang bekas PJL tersebut. Yang kedua bangunan PJL di Jl. Ahmad Yani kendati dijadikan PJL akan tetapi keadannya lebih parah dari bekas PJL Jl. Braga. Oleh karena itu, IRPS BD akan berupaya membantu Daop II BD untuk mengecat kedua bangunan tersebut.

6. Preservasi Stasiun Cimahi

Stasiun Cimahi merupakan stasiun yang dibangun pada jaman Kolonial Belanda, dan hingga sekarang masih dibiarkan tetap seperti jaman ketika dibangun dulu. Berbeda dengan Stasiun Padalarang yang dibangun pada era yang sama, Stasiun Cimahi dinilai lebih authentik, nyaris tidak mengalami perubahan berarti sejak jaman pembuatannya dulu. Dengan “keantiakannya” ini, masa Stasiun Cimahi layak di preservasi, untuk mengenang kejayaan perkereta-apian Indonesia pada jaman Hindia Belanda dulu.

Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Program Preservasi IRPS Jakarta

Berikut daftar Aset layak preservasi yang diprogramkan oleh IRPS Jakarta

1.  Lokomotif Listrik ESS 3201

Lokasi : Balai Yasa Manggarai

Alasan Layak Preservasi :

Merupakan Lokomotif listrik generasi pertama yang masih tersisa

2. Kereta Derek Uap ”Si Bongkok”

Lokasi : Balai Yasa Manggarai Jakarta

Kereta derek bertenaga uap dengan tonase terbesar dan masih lengkap dengan kereta penolong dan gerbong penunjang.

3. Stasiun Tanjung Priuk

Stasiun Besar di Jakarta yang pernah memiliki fungsi vital serta dengan bentuk bangunan peninggalan Belanda yang megah dan indah namun tidak terawat dan berkesan kumuh.

4. Lokomotif Diesel seri C300

Lokasi :Museum Transportasi TMII Jakarta

Melestarikan 2 unit lok yang tersisa agar tetap ada serta dapat beroperasi sebagai daya tarik wisata museum.

Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Tujuan Situs Ini

Situs Preservasi IRPS ini disusun dengan tujuan sebagai media publikasi bagi proyek-proyek preservasi yang direncanakan, dan sedang dilaksanakan oleh IRPS, baik untuk khalayak umum, maupun bagi para anggota IRPS sendiri. Fungsi lain dari situs Preservasi IRPS ini juga dimaksudkan sebagai media komunikasi, bagi para anggota IRPS di berbagai Korwil, untuk saling bertukar info mengenai proyek-proyek Preservasi yang direncanakan maupun sedang dilaksanakan, baik sebagai planning organizer maupun progress report. Oleh karena itu kami menghimbau agar para anggota IRPS di manapun berada dapat memanfaatkan media ini sebagai forum komunikasi untuk program preservasi yang sedang/direncanakan di daerah kepengurusan masing-masing.

Oleh: irpspreservasi | November 28, 2007

Apakah Preservasi Itu ?

Preservasi adalah kegiatan untuk melestarikan sesuatu untuk tujuan tertentu. Kegiatan preservasi bisa diartikan merawat (maintain), dan membangun ulang (rebuild). Sehingga Preservasi bisa diartikan adalah melestarikan suatu objek, baik dengan merawat (jika objek tersebut masih utuh sesuai aslinya) maupun membangun ulang objek tersebut (jika objek tersebut sudah rusak/hilang sama sekali).

Plat Loko CC33

Tujuan mempreservasi adalah untuk menjadikan suatu objek, biasanya yang mempunyai nilai historik yang tinggi, agar tetap seperti adanya dengan maksud untuk dijadikan sebagai pelajaran, acuan, maupun bahan kajian yang bernilai hisorik.

IRPS (Indonesian Railway Preservasion Society) dibentuk dengan maksud untuk membantu operator Kereta Api di Indonesia, dalam hal ini PT KA, untuk bekerja sama mempreservasi aset-aset PT KA, yang bernilai sejarah. IRPS sendiri dibentuk oleh orang-orang yang sangat mencintai kereta api (railfans), khususnya para pecinta kereta api yang juga menghargai kereta api sebagai suatu sejarah yang unik. IRPS mendorong secara aktif PT KA, bersama dengan masyarakat pecinta kereta api untuk, mepreservasi aset-aset PT KA, baik berupa Kereta, Lokomotif, Bangunan, maupun situs-situs bersejarah yang berhubungan dengan perkeretaapian di Indonesia.

Website ini merupakan bagian dari website resmi IRPS, dan dibuat khusus untuk tujuan preservasi tersebut, baik dari sisi kegiatan maupun publikasi.

Foto : Degahk 

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.